Sate Madura

 

 

 

 

Madura dan satai (ejaan yang baku, silahkan dibaca sate aja!!!) adalah 2 hal yang tidak dapat dipisahkan. Sekedar informasi bahwa makanan khas yang terkenal dari wilayah Madura selain Rujak dan Soto adalah sate. Untuk tulisan ini ijinkan saya untuk berbagi sedikit tentang sate Madura sekaligus mempromosikan bumbu asli sate Madura yang didapat dari orang Madura asli yang sudah pernah dicoba resepnya oleh Ibu dan Kakak-kakaknya (adek a.k.a penulisnya hanya menikmati saja, sesekali saja memasaknya….payahhhhhhhh!!!!)

Berikut ini adalah referensi yang dapat saya berikan tentang bumbu sate, baik sebelum sate dipanggang maupun setelah sate matang :

Bumbu Sate Sebelum Dipanggang dan Setelah Sate Matang:
1.  Bumbu Kecap

Sebelum Dipanggang :

Kecap manis + Jeruk Pecel (campurkan keduanya, sesuaikan dengan jumlah sate yang akan dipanggang)

Masukkan sate ke dalam bumbu tersebut kemudian panggang.

Setelah sate matang :

Kecap manis+Jeruk+Cabe rawit sebanyak-banyaknya (bagi yang suka pedes)+bawang merah
Bawang Merah dan Cabe rawit diiris kecil-kecil kemudian campurkan dengan kecap dan jeruk

2. Bumbu Merica

Sebelum Dipanggang :

Merica + Bawang Putih + Garam & Air secukupnya (Haluskan bawang putih dan merica kemudian camprkan dengan garam dan air secukupnya sesuai dengan porsi sate yang akan dibuat)

Setelah sate matang :

Kecap manis+Jeruk (optional, gak pake jg gpp)+Cabe rawit sebanyak-banyaknya+bawang merah
Bawang Merah dan Cabe rawit diiris kecil-kecil kemudian campurkan dengan kecap dan jeruk

3. Bumbu Kemiri :

Bumbu sebelum dipanggang :

Kemiri, Bawang Merah (optional), Bawang Putih, Cabe Merah, Garam
Haluskan kemiri, bw merah,bw putih dan cabe merah kemudian tumislah tambahkan garam dan air secukupnya

Bumbu setealah matang :

Sisa bumbu diatas jangan dibuang dulu karena bisa dipake lagi, setelah bumbu-bumbu diatas selesai ditumis, maka ambilllah umbu sesendok atau lebih (sesuai dengan kapasitas sate)
kemudian tambahkan petis sate dan kecap manis secukupnya (mak nyus juga!!!!!nyem..nyem..nyem)
atau bisa juga dengan bumbu kecap seperti halnya no 1 dan 2 diatas.
!!!!! T.i.p.s.  :!!!!
Agar daging sate tidak alot/keras sebaiknya sebelum ditusuk maka bungkus terllebih dahulu daging dengan daun pepaya, setelah beberapa saat (gak nyampe berhari-hari) buka pembungkusnya dan buktikan daging tersebut tidak akan terasa alot.

Agar makan satenya lebih nikmat maka makanlah sate di TKP, masak langsung makan dicocor dengan bumbu yang sudah disediakan (pasti gak terasa udah dapaet berpuluh-puluh tusukan)

Jangan lupa tusuk satenya ditumpulin dulu, baik jika mau dibuang sembarangan maupun mo dibuang di tempat sampah (soalna kaki saya dulu pernah ketusuk dan tusukannya nancep di kaki …iiiiiiiihhhhhh ngeri klo inget, klo saya makan sate pasti emak ngingetin dan uring2an supaya tusuknya ditumpulin dan jangan buang sembarangan..Trauma tusuk sate ceritanya)

sate merupakan amakanan yang cocok bagi penderita hipotensi (darah rendah), sedangkan bagi yang hipertensi jangan terlalu banyak-banyak makan satenya, klo tusuknya sepanjang tiang listrik PLN mending makan ujung atas 2 biji, ujung bawah 2 biji dan di tengah 1 biji (biasanya di bagian tengah makanan banyak mengandung barokah, jadi klo makan jangan tengah2 dulu kan best barokah for the last)

Sekian informasi dari saya, selamat mencoba, jika berhasil jangan ragu-ragu lagi untuk membuka warung sate Madura asli, jika gagal jangan pernah berhenti berharap silahkan coba dan coba lagi tapi jangan sampai kita yang disate.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s